Membanggakan! Dua Siswa Alumni MA Al-MABA diterima di Kampus Bergengsi

Siswa yang berhasil masuk ke salah satu Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia tentu tidak saja membawa kebahagiaan bagi dirinya sendiri, namun juga kebanggaan bagi lingkungan di sekitarnya. Dan itu pula yang dirasakan oleh segenap keluarga besar Madrasah Aliyah AL-Maba ketika dua orang siswa terbaiknya berhasil melanjutkan studi mereka ke Universitas bergengsi di Indonesia.

“Allhamdullillah. Kita bersyukur sekali, dua siswa kita berhasil kuliah di universitas-universitas terbaik di Indonesia. Sebelumnya siswi atas nama Dila Rahman Dani telah diterima di Universitas Sulthan Thaha Saifudin Jambi melalui jalur SPAN PTKIN untuk prodi Jurnalistik Islam. Dan kemarin, siswi atas nama Siti Nala Fauziatul Laely Khadzik juga berhasil diterima di Universitas Gadjah Mada melalui UM-CBT untuk prodi Sastra Arab,” jelas Ibu Siti Diniyah ketika mengkonfirmasi berita gembira tersebut kepada Alkhalimiyah.online.

Sebagai sekolah yang baru seumur jagung, jelas ini adalah sebuah prestasi yang sangat membanggakan bagi Madrasah Aliyah Al-Maba. Dila Rahman Dani dan Siti Nala Fauziatul Laely adalah dua orang siswi dari 12 alumni yang menjadi angkatan pertama MA Al-Maba. Selain keduanya, ada juga beberapa siswa yang memilih untuk memperdalam ilmu agama mereka atau pun memilih langsung bekerja.

Misalnya siswa atas nama Muhammad Kemal Fadli yang justru terpilih menjadi salah satu santri yang belajar langsung di Pondok Pesantren Pusat Lirboyo, Jawa Timur. Untuk dapat belajar di Pondok Pusat ini, ia harus bersaing dengan lebih dari 350 calon santri yang lain. Dari jumlah ini, hanya 15% yang kemudian dipilih sebagai santri pusat, sementara sisanya disebar di berbagai Pondok Cabang Lirboyo yang lainnya.

Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau SPAN PTKIN yang diikuti Dila Rahman Dani berdasarkan akumulasi nilai raportnya, ia dinyatakan lulus pada bulan April lalu. Sementara Ujian Mandiri – Computer Basic Test (UM-CBT) yang diikuti oleh Siti Nala Fauziatul Laely dirilis info kelulusannya pada Kamis, 14 Juli 2023 kemarin.

“Baik Dila Rahman Dani mau pun Siti Nala, adalah dua dari beberapa murid terbaik kita. Keduanya dikenal aktif, disiplin, dan gemar berdiskusi. Allhamdulillah, kita benar-benar merasa bangga dengan keberhasilan mereka,” sambut Ibu Febri Nursyahidah selaku wakil Kepala Sekolah MA Al-Maba pula.

“Bapak Faizal sebagai kepala sekolah, Pak Kyai Khadzik sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Sirril Asror, dan Bapak Aziz sebagai kepala sekolah MTs Ma’arif 1 Muntilan, benar-benar mendorong, berkomitmen dan mengupayakan yang terbaik untuk siswa-siswa Yayasan Pendidikan Islam Al-Khalimiyah. Bahkan Bapak Kyai Khadzik sendiri berharap ada santri dan siswa nanti yang bisa melanjutkan studinya ke luar negeri, khususnya di Timur Tengah,” sambung Ibu Febri kembali.

Mambangun sekolah yang mampu mengantarkan kesuksesan bagi siswanya dan memenuhi ekspektasi visi pendidikan, tentu bukan pekerjaan yang gampang. Tantangan zaman yang kian kompleks dan transisi pedoman dan karakteristik pembelajaran seperti subtitusi dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka, ikut membuat tantangannya semakin tidak mudah. Terlebih untuk sekolah seperti Madrasah Aliyah AL-Maba yang baru tiga tahun berdiri dan beroperasi, prosesnya akan lebih kompleks lagi.

Namun tantangan dan kesulitan ini tidak seharusnya menyurutkan langkah untuk terus berjuang. Ketika semua komponen sekolah berjibaku untuk bahu membahu dalam perjuangan, maka Insya Allah keberhasilan hanya menunggu waktu untuk terwujud sebagai kenyataan. Harapan untuk melihat siswa dan siswi sukses di masa depan, adalah bagian dari kenyataan yang akan terwujud tersebut nantinya.

Siti Nala Fauziatul Laely (berdiri paling kiri atas) & Dila Rahman Dani (berdiri paling kanan atas) dan teman-temannya Angkatan Pertama MA Al-Maba.

“Insya Allah keberhasilan Siti Nala, Dila Rahman Dani atau pun Muhammad Kemal Fadli dapat menjadi inspirasi bagi adik kelasnya, untuk belajar lebih giat, aktif, dan disiplin pula. Sehingga mereka juga berhasil masuk dan diterima universitas impian mereka nantinya,” tutup Ibu Siti Diniyah yang juga bertindak sebagai Guru BP di MA Al-Maba. (PG)  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *