Bangun Kedisiplinan Pelajar, Yayasan Pendidikan Islam Al-Khalimiyah Jalin Kerjasama dengan Koramil Muntilan

Kedisiplinan adalah salah satu karakteristik fundamental penentu kesuksesan dalam bidang apa pun. Disiplin merupakan bagian paling penting dalam upaya manusia untuk membangun self controll sekaligus bukti kesungguhannya. Pada sisi yang lain, disiplin juga adalah manifestasi dari sebuah upaya terbaik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Sebagai upaya untuk membangun kedisiplinan bagi santriwan dan santriwati di Pondok Pesantren Sirril Asror dan Madrasah Aliyah AL-MABA, pengelola dan penyelenggara Pendidikan Islam Al-Khalimiyah mencanangkan program yang relevan.  Salah satu wujud dari program ini adalah kegiatan pembinaan dan pembangunan karakteristik yang dilakukan oleh personel Koramil wilayah Muntilan, Kabupaten Magelang.

Melalui kerjasama ini, diharapkan nantinya santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Sirril Asror serta siswa-siswi Madrasah Aliyah AL-MABA dapat menjadi pribadi yang lebih disiplin, teratur, dan memiliki mental yang lebih kuat. Di samping itu, pembinaan dan pembangunan karekter melalui kerjasama ini juga adalah implementasi dari upaya nyata institusi pendidikan islam Al-Khalimiyah untuk membangun generasi islam yang unggul, kompeten dan tangguh.

Sebagai bentuk perkenalan tahap pertama dari kerjasama ini, pada hari Jum’at, 07 Juli 2023 telah diadakan pembinaan pertama di halaman Pondok Pesantren Sirril Asror. Personil Koramil yang datang pada saat itu dan memberikan pembinaan adalah Bapak Budi Wibowo.

“Ini adalah pertemuan pertama sebagai perkenalan. Beberapa anak masih menyesuaikan diri, dan itu sangat bagus. Insya Allah nantinya mereka akan terbiasa menjadi lebih disiplin dan teratur,” tutur Pak Budi saat bercengkrama dengan Ibu Febri Nursyahidah, Wakil Kepala Sekolah MA AL-MABA yang menyempatkan diri untuk hadir menyaksikan pembinaan pertama tersebut.

Dalam perkenalan ini, santriwan dan santriwati telah dilatih dalam kegiatan baris-berbaris dan membuat semacam yel-yel sebagai penyemangat proses pembinaan. Santriwan dan santriwati yang sebelumnya nampak kurang bersemangat, berubah menjadi gembira dan kompak setelah Pak Budi mengajak mereka meneriakkan yel-yel yang sudah disepakati.

“Untuk anak-anak yang tidak tepat waktu akan diberikan sanksi. Namun sanksinya adalah sanksi yang sifatnya mendidik, terukur, dan membangun kesehatan. Misalnya sanksi push-up bagi yang terlambat dapat memperkuat otot lengan mereka sendiri. Selain itu, sanksi-sanksi yang kita terapkan juga misalnya dapat membuat badan lebih bugar dan kuat,” ujar Pak Budi lagi saat beristirahat di ruangan kantor guru MA AL MABA.

“Kami menyerahkan kepada Bapak bagaimana metode dan teknisnya yang paling efektif. Kami benar-benar berharap dengan pembinaan ini, siswa dan siswi kami serta santriwan dan santriwati kami dapat lebih terbangun kedisiplinannya,” Bu Febri merespon.

Dalam kesempatan ini Bu Febri juga menyampaikan jika waktu pelaksanaan pembinaan juga dapat diagendakan bersama setiap pekannya, supaya kegiatan ini tidak mengganggu jadwal belajar santri sekaligus juga tidak mengganggu agenda pelatih dari TNI sendiri. (PG)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *